Kenapa ya kehidupan kita selalu diibaratkan seperti roda. Dari setiap kehidupan kita, selalu tersimpan asa untuk bisa hidup bahagia, menyenangkan dan tanpa duka sedikitpun.
Tapi terkadang manusia juga berharap agar hidupnya bisa berjalan seperti Roda yang berputar, kadang diatas dan kadang dibawah. Namun kalo kita melihat tulisan diatas, tidak ada orang yang ingin hidup dibawah. terkadang banyak cara dilakukan agar seseorang tidak berada dibawah.
Namun, kenapa kita tidak bilang hidup kita seperti manaiki tebing. kalo hidup ini terasa susah bisa dibilang tebingnya terjal dan curam. kalo kita berhasil menaikinya kita akan berjaya. dan kalo kita tidak hati” kita bisa terpeleset dan kalo kita mau turun kebawa (kalo ada yang mau) kita bisa turun dengan sesuka hatinya.
Jadi kalo kita berbicara hidup bagaikan roda… (wah no comment deh) sepertinya kita bisa naik kalo kita dibantu orang lain (mesin Penggerak) baru bisa naik.. dan rodapun jatuhnya kebawah juga cepat karena berhasil bukan karena diri sendiri, melainkan bantuan orang lain.. sedang memanjat tebing, resiko terpeleset agak sulit (walaupun juga sebenarnya bisa terpeleset) karena pelakunya paham dengan sangat bahwa memanjat tebing amat sulit dan kalau terjatuh mereka juga tau harus melewati lintasan mana mereka bisa naik dengan mudah.
August 4, 2008 at 5:01 am
hehehe…
idup itu ttg pilian mas..
sbelum kita dhadapkan pada suatu pilian, pasti kita dkasi kesempatan..
tgt gmn kita memanfaatkan kesempatan itu (dan itu pilian kita) dg smua risks nya..
n_n
btw.numpang promo yaaaa
arinirahajeng.wordpress.com