Pariwisata dan Pekerjaan

By kriswisman

“Jalan jauh hanya untuk mencarikan kita sebuah pekerjaan”. Melihat pada permasalahan pekerjaan di negara ini, memang kita merasa miris mendengarnya. Terlebih angka pengangguran menjadi sangat fantastis untuk dilihat. Sebenarnya kalo kita bisa melihat dengan jelas banyak hal yang bisa kita jadikan pekerjaan melalui bisnis, hal itu dikarenakan masyarakat indonesia itu sendiri yang bersifat konsumtif. Namun permasalahan baru muncul, diperlukan jiwa bisnis yang bisa dilatih sejak dini. Hal itu lebih dikarenakan Para masyarakatnya tidak dididik untuk menjadi seorang pengusaha, namun pendidikan itu lebih diarahkan kepada bagaimana menjadi seorang pegawai yang baik dan benar. Agar hidup kita menjadi lebih nyaman. Disinilah awal keterpurukan, dimana tidak adanya keinginan dan pemikiran tentang bagaimana menjadi seorang pengusaha yang baik.
Namun sekali lagi permasalahan muncul ketika, negara ini menyediakan kita sebuah pekerjaan yang sebenarnya tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan kita. Bagaimana bisa seorang yang berlatar belakang pertanian, pariwisata, teknik elektro bekerja disebuah bank menjadi seorang marketing ataupun akuntan. Bagaimana mereka menyelesaikan pekerjaan mereka apabila sudut pandang pekerjaan mereka dengan latar belakang pendidikan mereka berbeda. Terdapat permasalahan yang sebenarnya nyata dilihat namun kita sendiri enggan untuk melihatnya.
Kalau kita ingin jeli, banyak sekali lapangan pekerjaan yang bisa disediakan oleh negara ini khususnya alam ini, terkait dengan kapabilitas dari negara ini terhadap masalah pekerjaan. Dan negara tetangga sendiri tengah gencar melirik bisnis dibidang ini. Namun mereka harus memulainya dari awal dengan membangun infrastruktur yang indah.
Yaa… Pariwisata bisa jadi merupakan sebuah alat untuk dapat menjadikan negara ini mendapatkan banyak sekali pemasukan. Tetapi ingat bukan wisata belanja yang seperti digadangkan oleh bagian periwisata pemda DKI yang terkesan meniru negara Singapura dan Malaysia. Namun yang dimaksudkan disini adalah memaksimalkan apa yang kita miliki dan negara lain tidak miliki. Kita mampu membangun ekuitas merek BALI sebagai tempat wisata yang menarik sampai bom dengan kekuatan besar meledak disana.
Ambillah contoh disini kita memiliki satwa KOMODO yang tidak dimiliki oleh negara lain dan kita tidak memaksimalkan anugrah yang diberikan Tuhan untuk kita. Disini kita hanya perlu membangun sedikit infrastruktur jalan yang baik, dan tempat penginapan yang nyaman. Apabila infrastruktur tersedia dan Bila perlu tambahkan tempat hiburan yang lebih menantang untuk menambah daya tarik tempat wisata itu sendiri. Saya begitu yakin dengan keadaan dimana banyak wisatawan yang ingin datang melihat satwa ini. Dengan adanya ini otomatis pendapatan daerah akan meningkat dan yang paling penting banyak orang yang mendapatkan pekerjaan.
Menciptakan pasar yang baru dan kemudian membangun kekuatan merek dari nama KOMODO akan lebih mudah dikenang oleh banyak orang dan yang paling penting agar wisata ini dapat bertahan lebih lama yaitu tentunya dengan menerapkan manajemen yang baik dan tidak carut marut.
Membangun BALI dengan keindahan dan keeksotisannya bisa menarik minat wisatawan untuk datang mengujungi BALI kembali. Hal ini dikarenakan image BALI lebih kuat dibandingkan dengan tempat lain diasia. Kekuatan image inilah yang seharusnya di perindah lagi dan dijadikan daya tarik bagi negara ini.
Wisata bahari negara kita bisa lebih dikembangkan, hal ini dikarenakan negara kita memiliki sebagian besar lautan dan hal itu harus lebih dimanfaatkan dengan baik. Kemudian Kekayaan hayati negara ini bisa dibangun diatas kesadaran dan keindahan. Banyak kekayaan flora yang kita miliki dan tentunya kita bisa meciptakan wisata baru, yaitu wisata Hutan, dimana para wisatawan bisa diajak untuk berkeliling dan melihat kekayaan wisata hutan kita.
Membangun negara kita menjadi lebih baik dan menatanya agar lebih baik untuk dilihatnya, penataan yang dimaksud adalah dalam segala jenis, Semuanya serba teratur. untuk hal ini Kita boleh mencontoh rata-rata negara di Eropa, dimana penataan kotanya sangatlah apik dan terkadang tanpa kita sadari hal tersebut bisa menjadi daya tarik pariwisata tersendiri. Apa yang dimiliki kebanyakan negara di eropa? Yang mereka miliki hanyalah kesadaran akan membangun diri sendiri dan membangun negaranya. Mereka bahkan hanya memperlihatkan keindahan yang mereka buat sendiri. Seharusnya dengan bantuan Tuhan YME kita bisa membuat pariwisata kita menjadi lebih baik dari negara lain.
Yang ingin saya jabarkan disini adalah dengan kita membangun pariwisata yang sukses, kita kelak mampu membuka lapangan pekerjaan dari perhotelan, bisnis travel, dan hal lainnya yang terkait dengan pembukaan lapangan pekerjaan.
Saya Cuma melihat bahwa kita jangan memaksakan sesuatu yang tidak kita miliki, tapi jadikan apa yang telah kita miliki sebagai kekuatan dan pembeda yang sangat baik buat kita.

Leave a Reply